Platform investasi daring MBA7.com kembali menjadi perhatian setelah sejumlah anggota mengaku tidak bisa menarik dana mereka. Informasi ini disampaikan oleh narasumber yang merupakan member aktif, menyusul perubahan mekanisme penarikan yang terjadi sejak awal Februari 2026.

Menurut keterangan narasumber, penghentian penarikan mulai dirasakan sejak 8 Februari 2026. Anggota yang ingin menarik dana disebut harus membayar biaya aktivasi tambahan sebesar 35 persen, dengan klaim bahwa akun baru akan aktif kembali setelah 24 jam.

Baca Juga: Investasi & Aplikasi MBA7: Apa Benar Membayar, Simak Fakta

MBA7 Beroperasi Lewat Website dengan Akses Terbatas

Meski kerap disebut sebagai aplikasi Investasi MBA atau aplikasi MBA penghasil uang, platform ini sebenarnya tidak tersedia di toko aplikasi resmi. MBA7 beroperasi melalui situs web, termasuk domain yang dikenal luas sebagai mba7.com atau variasinya, yang hanya bisa diakses melalui tautan undangan dari anggota lain.

Akses yang bersifat tertutup ini membuat informasi mengenai MBA7 tidak mudah ditemukan secara terbuka. Narasumber menyebut bahwa calon anggota umumnya memperoleh penjelasan langsung dari member lama, dengan penekanan pada potensi keuntungan, tanpa uraian jelas mengenai legalitas atau model bisnis yang dijalankan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari banyak pencari informasi di internet, seperti “mba7 adalah apa” dan “mba7.com itu apa”, terutama setelah muncul keluhan terkait penarikan dana.

Baca Juga: Resmi Dilarang Pemerintah, Skema Ponzi seperti MBA MBA7

Penarikan Dana Disebut Bergantung pada Perekrutan Anggota Baru

Narasumber menjelaskan bahwa sebelum penarikan dihentikan, tidak semua anggota bisa menarik dana. Hanya member yang berhasil merekrut anggota baru yang disebut masih memiliki akses penarikan. Sementara itu, terdapat anggota yang sama sekali belum pernah berhasil menarik dana sejak bergabung.

Skema utama yang dijalankan MBA7 disebut berbasis deposit. Anggota menyetorkan dana dengan iming-iming imbal hasil dalam periode tertentu. Namun, tidak ada penjelasan rinci mengenai penggunaan dana tersebut dalam kegiatan usaha yang menghasilkan keuntungan riil.

Berdasarkan pengamatan narasumber terhadap aliran dana, pembayaran kepada anggota lama diduga berasal dari setoran anggota baru. Artinya, kelangsungan sistem sangat bergantung pada terus masuknya pendaftaran pengguna baru. Ketika perekrutan melambat, kemampuan platform untuk memenuhi penarikan ikut terhambat.

Sistem Referal Jadi Sumber Keuntungan Utama

Selain deposit, Investasi MBA7 juga mengandalkan sistem referal sebagai bagian penting dari perolehan keuntungan. Anggota yang berhasil mengajak orang lain bergabung akan memperoleh komisi dari dana setoran rekrutan tersebut.

Pola ini mendorong aktivitas perekrutan secara agresif, karena keuntungan terbesar justru datang dari jumlah anggota baru yang berhasil diajak, bukan dari hasil pengelolaan investasi yang transparan. Kondisi ini membuat anggota awal dengan jaringan luas cenderung memperoleh keuntungan lebih cepat.

Sebaliknya, anggota yang bergabung belakangan menghadapi risiko lebih besar jika sistem berhenti berjalan atau penarikan dana terus dibatasi.

Kondisi Terbaru dan Catatan Lanjutan

Hingga saat ini, berdasarkan keterangan narasumber, penarikan dana di MBA7 masih belum berjalan normal dan disertai kewajiban biaya tambahan yang belum memiliki kejelasan fungsi. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan anggota mengenai keamanan dana yang telah disetorkan.

Berita Rekomendasi: Polisi Segera Gelar Perkara Laporan Materi Komedi Pandji

Informasi ini berasal dari pengalaman internal pengguna. Perkembangan selanjutnya, termasuk klarifikasi dari pengelola platform MBA7 atau tanggapan pihak berwenang, masih menjadi hal yang dinantikan.