Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung memicu insiden mengejutkan. Dua reklame besar dilaporkan tumbang dan menimbulkan gangguan serius di jalan utama. Dampaknya langsung terasa, mulai dari kendaraan tertimpa hingga akses jalan yang sempat terhambat.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 12.45 WIB di kawasan Jalan Buah Batu dan Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini langsung menjadi perhatian warga dan petugas terkait.

Apa yang Terjadi di Lokasi Kejadian

Dua insiden reklame tumbang terjadi hampir bersamaan di dua titik berbeda. Di Jalan Buah Batu, sebuah reklame roboh hingga menutup sebagian badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

Sementara itu, di perempatan Jalan Soekarno Hatta–Buah Batu, tepatnya di depan sebuah gerai makanan, reklame besar ambruk dan menimpa dua unit mobil yang sedang melintas atau terparkir di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, laporan lain juga menyebutkan adanya pohon tumbang di Jalan Lodaya No. 318, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong. Pohon tersebut menimpa satu unit mobil di depan sebuah butik.

Petugas dari Dinas Kebakaran dan Satpol PP Kota Bandung langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pemotongan material reklame yang menghalangi jalan.

Penyebab Reklame Tumbang dan Pohon Roboh

Hingga saat ini, penyebab pasti robohnya reklame masih dalam penyelidikan. Namun, kuat dugaan insiden ini dipicu oleh hujan deras yang disertai angin kencang yang melanda Kota Bandung sejak siang hari.

Kondisi cuaca ekstrem memang kerap menjadi faktor utama dalam kejadian pohon tumbang maupun robohnya struktur reklame yang sudah tidak kokoh. Selain itu, faktor usia konstruksi dan perawatan yang kurang juga bisa menjadi pemicu tambahan.

Peristiwa ini juga mengingatkan kembali pentingnya pengecekan rutin terhadap fasilitas umum, terutama reklame berukuran besar yang berada di pinggir jalan padat.

Dampak Insiden ke Warga dan Pengendara

Meski tidak ada laporan korban jiwa, kerugian materi diperkirakan terjadi akibat dua mobil yang tertimpa reklame serta satu mobil yang tertimpa pohon.

Selain itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Buah Batu dan Soekarno Hatta sempat mengalami gangguan akibat material reklame yang menutup jalan. Hal ini membuat pengendara harus memperlambat laju kendaraan atau mencari jalur alternatif.

Baca Juga: Kronologi Reklame Ambruk di Bandung, 2 Mobil

Kejadian ini juga memicu kekhawatiran warga terkait keselamatan di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Update Penanganan dari Petugas

Petugas gabungan dari Dinas Kebakaran Kota Bandung dan Satpol PP bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan dengan memotong bagian reklame yang roboh agar tidak mengganggu lalu lintas lebih lama.

Untuk kejadian pohon tumbang di Jalan Lodaya, petugas juga telah dikerahkan untuk melakukan pembersihan dan memastikan area kembali aman dilalui kendaraan.

Hingga saat ini, situasi di beberapa titik dilaporkan mulai kondusif meski proses pembersihan masih berlangsung secara bertahap.

Warga Diimbau Tetap Waspada

Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau dekat konstruksi reklame yang berpotensi roboh.

Pengendara juga disarankan untuk lebih berhati-hati saat melintas di area rawan, serta selalu memperhatikan kondisi sekitar.

Untuk informasi terkait kejadian lain di Bandung, Anda juga bisa membaca:

  • Fenomena Cuaca Ekstrem di Bandung Picu Bencana Mendadak
  • Daftar Titik Rawan Pohon Tumbang di Musim Hujan

Insiden reklame tumbang dan pohon roboh di Bandung menjadi peringatan serius di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung. Meski tidak ada korban jiwa, dampaknya cukup signifikan bagi pengendara dan warga sekitar.

Baca Juga: Curah Hujan 264 Mm, Jakarta Siagakan 1.200 Pompa Atasi Banjir

Ke depan, pengawasan terhadap infrastruktur kota serta kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalkan risiko serupa. Update lanjutan terkait penyebab pasti kejadian ini masih ditunggu dari pihak berwenang.