Auto Turun Ke Pasar! Zulkifli Hasan Temukan Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu
Zulkifli Hasan kaget temukan harga cabai tembus Rp100 ribu per kg. Ini penyebab, dampak ke masyarakat, dan langkah pemerintah menurunkannya.
Zulkifli Hasan menemukan harga cabai rawit merah tembus Rp100.000 per kilogram saat turun langsung ke pasar. Temuan ini langsung menyita perhatian karena angkanya jauh di atas batas normal yang ditetapkan pemerintah.
Lonjakan harga ini tak hanya mengejutkan pejabat, tapi juga berdampak besar bagi masyarakat yang harus merogoh kocek lebih dalam untuk kebutuhan sehari-hari.
Temuan tersebut terjadi saat Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan inspeksi ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/3/2026) bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso untuk memantau harga pangan usai Lebaran.
Apa yang Terjadi di Pasar?
Saat melakukan peninjauan, Zulkifli Hasan mendapati harga cabai rawit merah berada di kisaran Rp100.000 per kilogram. Ia bahkan menyebut harga tersebut sebagai “setan mahal” karena melonjak jauh dari harga normal.
Baca Juga: Zulhas Pantau Harga Pangan, Kenaikan Cabai Jadi Perhatian
Jika dibandingkan dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional, harga cabai seharusnya berada di rentang Rp40.000 hingga Rp57.000 per kilogram.
Sementara itu, tidak semua komoditas mengalami lonjakan. Harga cabai merah keriting di lokasi yang sama justru masih stabil di angka Rp50.000 per kilogram, sesuai dengan acuan pemerintah.
Komoditas lain seperti telur ayam juga terpantau relatif terkendali, meski sedikit naik menjadi Rp32.000 per kilogram dari acuan Rp30.000.
Penyebab Harga Cabai Melonjak
Kenaikan harga cabai rawit merah ini ternyata sudah terjadi sejak sebelum Ramadan 1447 Hijriah. Tren kenaikan mulai terlihat sekitar dua pekan sebelum bulan puasa.
Beberapa faktor yang diduga memicu lonjakan ini antara lain:
- Tingginya permintaan selama Ramadan dan Lebaran
- Gangguan distribusi pasokan ke pasar
- Produksi yang belum stabil di sejumlah daerah
Meski pemerintah terus memantau harga harian, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kenaikan belum sepenuhnya bisa dikendalikan.
Dampak yang Dirasakan Masyarakat
Harga cabai rawit yang tinggi memberikan dampak langsung pada masyarakat. Banyak rumah tangga mengeluhkan pengeluaran yang semakin membengkak.
Bagi pelaku usaha kuliner, kondisi ini juga menjadi tantangan serius. Mereka harus memutar strategi agar tetap bisa bertahan, seperti:
- Mengurangi penggunaan cabai dalam masakan
- Menyesuaikan harga jual menu
- Mencari alternatif bahan pengganti
Jika harga terus tinggi, daya beli masyarakat berpotensi ikut melemah.
Perkembangan Terbaru Harga Cabai
Meski di Pasar Minggu harga masih tinggi, kondisi di beberapa wilayah lain mulai menunjukkan perbaikan.
Di Pasar Ciputat, harga cabai rawit merah dilaporkan sudah turun ke Rp60.000 per kilogram pada 26 Maret 2026.
Selain itu, data dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan mencatat rata-rata nasional harga cabai rawit merah berada di angka Rp70.639 per kilogram per 27 Maret 2026.
Hal ini menunjukkan adanya tren penurunan, meski belum merata di seluruh daerah.
Baca Juga: Zulhas Ingatkan Risiko Konflik Global pada Ketahanan
Langkah Pemerintah Menekan Harga
Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi lonjakan ini. Salah satu langkah yang diambil adalah menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Melalui BUMN pangan dan Bulog, pemerintah menyiapkan sekitar 100.000 paket bahan pangan yang dijual di kawasan Monas, Jakarta.
Langkah ini diharapkan mampu:
- Menambah pasokan di pasar
- Menekan harga cabai dan komoditas lain
- Menjaga stabilitas harga pangan nasional
Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah memastikan bahwa pasokan pangan secara umum masih aman.
Beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat antara lain:
- Membeli sesuai kebutuhan
- Memanfaatkan program pasar murah
- Mengatur konsumsi bahan pangan alternatif
Baca Juga: Menko Pagan Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Konflik
Temuan Zulkifli Hasan soal harga cabai rawit yang tembus Rp100.000 per kilogram menjadi sinyal penting bahwa stabilitas harga pangan masih menghadapi tantangan.
Meski sudah ada tanda penurunan di beberapa daerah, intervensi pemerintah tetap dibutuhkan agar harga bisa kembali normal dan tidak membebani masyarakat dalam jangka panjang.
0 Komentar