Zulkifli Hasan Targetkan Swasembada Protein Nasional 2026
Zulkifli Hasan menargetkan swasembada protein nasional 2026 melalui penguatan perikanan, peternakan, serta pengendalian harga pangan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan target pemerintah untuk mewujudkan swasembada protein nasional pada 2026. Target tersebut disampaikan dalam pernyataannya pada Sabtu (7/2/2026) sebagai bagian dari arah kebijakan pangan yang kini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.
Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa agenda swasembada pangan sebelumnya lebih banyak menitikberatkan pada beras dan sumber karbohidrat. Tahun ini, perhatian pemerintah diarahkan pada peningkatan produksi protein, seiring dengan kebutuhan gizi masyarakat yang semakin besar dan kompleks.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Percepat Proyek PSEL di 5 Daerah
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah program yang menyasar sektor perikanan dan peternakan. Beberapa di antaranya adalah pembangunan kampung nelayan serta pengembangan sistem budidaya bioflok yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas secara efisien.
Program Produksi Protein Jadi Fokus Utama
Zulkifli Hasan menilai sektor pangan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat luas. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar kelompok ekonomi bawah menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Oleh karena itu, penguatan produksi protein nasional juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, program-program besar di sektor pangan membutuhkan waktu panjang untuk membuahkan hasil. Penguatan produksi protein tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat, melainkan memerlukan kesinambungan kebijakan dan dukungan lintas sektor.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Dorong Aksi Bersih Nasional untuk Indonesia
Hal ini juga berkaitan dengan pelaksanaan program makan bergizi yang saat ini terus diperluas. Pada tahun ini, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat. Skala tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan protein dalam jumlah besar dan berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak.
Stabilitas Harga dan Pasokan Jelang Ramadan
Selain peningkatan produksi, pemerintah juga memprioritaskan stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang bulan Ramadan. Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah rutin melakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui operasi pasar murah guna menekan potensi kenaikan harga. Pemerintah berupaya menjaga agar harga pangan tidak mengalami lonjakan yang dapat membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Ia juga menegaskan arahan Presiden agar harga-harga pangan dijaga tetap stabil. Menurutnya, menjaga harga agar tidak naik merupakan tantangan tersendiri, namun menjadi prioritas pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.
Berita Rekoemndasi: Pertemuan Prabowo Subianto–PM Australia: Pendidikan dan Ekonomi Jadi
Secara keseluruhan, target swasembada protein nasional yang disampaikan Zulkifli Hasan menjadi bagian dari strategi jangka panjang ketahanan pangan. Melalui penguatan perikanan, peternakan, serta pengendalian pasokan dan harga, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan. Perkembangan kebijakan ini masih akan terus dipantau dan diperbarui sesuai kondisi di lapangan.
0 Komentar