BEKASI – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah pribadi Bupati Bekasi, Ade Kuswara, yang berlokasi di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (23/12/2025). Penggeledahan tersebut turut menyasar kediaman ayah Ade Kuswara, HM Kunang, yang berada di lokasi yang sama.

Penggeledahan berlangsung pada siang hari. Sejumlah kendaraan milik penyidik KPK terlihat memasuki kawasan permukiman tempat kediaman Bupati Bekasi berada. Aparat kepolisian turut berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan proses penggeledahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penyidik KPK tampak keluar-masuk rumah dengan membawa beberapa koper. Koper-koper tersebut diduga berisi dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan perkara dugaan praktik ijon proyek yang tengah ditangani lembaga antirasuah.

Baca Juga : Bareskrim Tetapkan Wagub Babel Hellyana Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Selain mengamankan dokumen, penyidik KPK juga menyita satu unit mobil mewah jenis Toyota Land Cruiser dari rumah Bupati Bekasi Ade Kuswara. Mobil tersebut kemudian dibawa keluar dari kompleks kediaman untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, KPK belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait hasil penggeledahan tersebut. Namun, tindakan penggeledahan dan penyitaan barang diduga kuat berkaitan dengan pengembangan perkara dugaan korupsi yang menyeret pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penggeledahan ini menambah daftar langkah penyidikan KPK dalam mengusut dugaan praktik korupsi di daerah. KPK menegaskan bahwa setiap tindakan penegakan hukum dilakukan berdasarkan bukti dan prosedur hukum yang berlaku.

Sementara itu, aktivitas di sekitar rumah Bupati Bekasi sempat menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat memantau jalannya penggeledahan dari luar kompleks perumahan.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru terkait perkara tersebut setelah seluruh rangkaian penyidikan dilakukan. Publik pun menantikan penjelasan resmi mengenai status hukum pihak-pihak yang terkait dalam kasus dugaan ijon proyek tersebut.

(Sumber video: YT/Tribunnews.com)