Diskon Tambah Daya Listrik 50% Hadir Selama Ramadan 2026
Program diskon tambah daya listrik 50% hadir selama Ramadan 2026. Pelanggan rumah tangga bisa meningkatkan daya hingga 7.700 VA dengan biaya lebih hemat.
Perusahaan listrik negara di Indonesia, Perusahaan Listrik Negara menghadirkan program potongan biaya tambah daya listrik bagi pelanggan rumah tangga selama Ramadan 2026. Promo ini memberikan diskon hingga 50 persen bagi pelanggan yang ingin meningkatkan kapasitas daya listrik di rumah.
Program tersebut berlaku dalam periode terbatas, yakni mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026. Pelanggan dapat memanfaatkan penawaran ini melalui aplikasi resmi layanan listrik yang tersedia di perangkat seluler.
Kebijakan ini menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga yang biasanya meningkat selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 7 Maret 2026 Naik, Investor Mulai
Detail Program Diskon Tambah Daya Listrik Ramadan
Melalui promo ini, pelanggan rumah tangga dapat meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya lebih ringan dari tarif normal. Program mencakup berbagai pilihan perubahan daya, mulai dari 1.300 volt ampere (VA) hingga maksimal 7.700 VA.
Sebagai gambaran, biaya penambahan daya hingga 7.700 VA yang sebelumnya mencapai sekitar Rp6.589.200 kini dapat diperoleh dengan biaya sekitar Rp3.294.600 setelah mendapatkan potongan harga.
Promo ini berlaku untuk pelanggan listrik satu fasa yang melakukan pengajuan melalui aplikasi layanan listrik resmi. Dengan memanfaatkan platform digital tersebut, pelanggan dapat mengajukan permohonan peningkatan daya secara lebih praktis sekaligus memantau prosesnya secara langsung.
Program diskon tambah daya listrik sering dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar di rumah. Peningkatan daya biasanya diperlukan ketika jumlah perangkat elektronik bertambah atau aktivitas rumah tangga meningkat.
Baca Juga: Harga Beras Awal Maret 2026 Bervariasi di Sejumlah
Subsidi Listrik dan Upaya Penghematan Energi
Selain program promo tambah daya, kebijakan subsidi listrik bagi rumah tangga tertentu masih tetap berjalan pada 2026. Bantuan ini diberikan kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Program subsidi tersebut bertujuan menjaga agar biaya listrik tetap terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah. Pemerintah menempatkan kebijakan ini sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan biaya hidup masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat juga didorong untuk mengelola konsumsi listrik secara lebih efisien. Penggunaan energi yang bijak dinilai dapat membantu menekan tagihan listrik bulanan sekaligus mengurangi pemborosan energi.
Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah antara lain:
-
Menggunakan perangkat elektronik hemat energi
-
Mematikan alat listrik saat tidak digunakan
-
Mengganti lampu lama dengan lampu hemat energi
-
Memantau penggunaan listrik melalui aplikasi layanan listrik
Melalui fitur pemantauan digital, pelanggan dapat melihat konsumsi listrik secara lebih rinci. Informasi tersebut membantu pengguna memahami pola pemakaian listrik sehingga dapat mengatur penggunaan energi secara lebih efisien.
Program Tarif Listrik yang Terus Dipantau Masyarakat
Kebijakan yang berkaitan dengan tarif listrik selalu menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari. Hampir seluruh aktivitas rumah tangga modern bergantung pada pasokan listrik, mulai dari penerangan hingga penggunaan berbagai peralatan elektronik.
Karena itu, setiap program yang memberikan keringanan biaya listrik biasanya disambut positif oleh masyarakat.
Program promo tambah daya selama Ramadan 2026 menjadi salah satu bentuk layanan yang diharapkan dapat membantu pelanggan memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya yang lebih terjangkau.
Berita Rekomendasi: Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya, Polisi Ungkap Alasan
Dengan pengelolaan konsumsi energi yang baik serta dukungan berbagai program tarif listrik, penggunaan listrik rumah tangga diharapkan dapat tetap efisien sekaligus tidak membebani pengeluaran keluarga.
0 Komentar