Harga Beras Awal Maret 2026 Bervariasi di Sejumlah Daerah
Harga beras awal Maret 2026 menunjukkan variasi di berbagai daerah. Kisaran harga medium hingga premium berbeda antara pasar tradisional dan ritel modern.
Harga beras kembali menjadi perhatian masyarakat pada awal Maret 2026. Perubahan harga komoditas pangan utama ini terlihat berbeda di berbagai wilayah, baik di pasar tradisional maupun ritel modern.
Bagi sebagian besar rumah tangga di Indonesia, beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Karena itu, pergerakan harga sekecil apa pun dapat langsung memengaruhi pengeluaran masyarakat, terutama keluarga dengan porsi belanja pangan yang besar.
Sejumlah pedagang menyebutkan kondisi harga saat ini relatif stabil di beberapa wilayah. Namun di daerah lain masih terjadi kenaikan, terutama karena pasokan yang belum sepenuhnya normal.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 7 Maret 2026 Naik
Pergerakan Harga Beras di Pasar Tradisional
Di banyak pasar tradisional, pembeli umumnya memilih beras jenis medium dan premium. Kedua jenis ini menjadi yang paling banyak diperdagangkan karena dianggap seimbang antara harga dan kualitas.
Berdasarkan pantauan pedagang pada awal Maret 2026, kisaran harga beras di sejumlah pasar berada pada rentang berikut:
-
Beras medium: sekitar Rp13.000 hingga Rp14.500 per kilogram
-
Beras premium: sekitar Rp15.000 hingga Rp16.000 per kilogram
-
Beras kualitas super tertentu: mencapai sekitar Rp17.150 per kilogram
-
Beras SPHP dari Bulog: sekitar Rp11.500 per kilogram
-
Beras premium kemasan 5 kilogram di ritel modern: sekitar Rp74.500 hingga Rp76.700 per kemasan
Harga tersebut dapat berbeda di setiap daerah. Perbedaan biasanya dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan, biaya distribusi, serta kualitas beras yang dijual.
Di beberapa wilayah, variasi harga juga terlihat cukup jelas. Di Jawa Tengah misalnya, beras premium dilaporkan berada di kisaran Rp16.750 per kilogram. Sementara di Sumedang, harga beras medium relatif stabil di sekitar Rp13.000 per kilogram.
Di Sukabumi, harga beras premium dilaporkan mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara di Kutai Timur berada di sekitar Rp15.400 per kilogram.
Perbedaan yang lebih tinggi terlihat di wilayah timur Indonesia. Di Papua, beras medium kualitas kedua tercatat mencapai sekitar Rp19.700 per kilogram per 5 Maret 2026.
Selain itu, beras dengan kualitas lebih rendah dilaporkan mengalami kenaikan sekitar 4 persen pada awal bulan ini.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
Dampak Perubahan Harga bagi Konsumen
Pedagang menyebut permintaan masyarakat terhadap beras masih cukup tinggi karena komoditas ini menjadi makanan pokok sehari-hari. Tingginya kebutuhan tersebut membuat pergerakan harga selalu menjadi perhatian masyarakat.
Perubahan harga beras juga berkaitan erat dengan kondisi produksi padi di daerah sentra pertanian. Wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian daerah di Sumatera menjadi pemasok utama beras ke berbagai kota.
Selain faktor produksi, distribusi dari daerah penghasil ke wilayah konsumsi turut memengaruhi harga di pasar. Biaya transportasi dan proses pengiriman dapat membuat harga di setiap daerah berbeda.
Di sisi lain, harga beras di ritel modern biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan pasar tradisional. Hal ini disebabkan oleh tambahan biaya pengemasan, distribusi, serta proses penyortiran yang lebih ketat.
Produk beras di supermarket atau minimarket umumnya dijual dalam kemasan 5 hingga 10 kilogram dengan label merek tertentu. Sebagian konsumen memilih membeli di ritel modern karena kemasan lebih praktis dan kualitas dianggap lebih terjamin.
Namun bagi masyarakat yang ingin mendapatkan harga lebih terjangkau, pasar tradisional masih menjadi pilihan utama.
Perubahan harga beras memiliki dampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga. Kenaikan harga, terutama bagi keluarga dengan jumlah anggota yang besar, dapat meningkatkan biaya kebutuhan sehari-hari secara signifikan.
Karena itu, perkembangan harga beras terus dipantau untuk menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat. Stabilitas harga bahan pokok dinilai penting agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
Berita Rekomendasi: Dokter Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya, Polisi Ungkap
Ke depan, banyak pihak berharap harga beras dapat tetap stabil sehingga kebutuhan pokok masyarakat tidak mengalami tekanan yang terlalu besar.
0 Komentar