Rapat Tertutup Bahas Program Presiden Digelar di Kemhan
Rapat tertutup Kabinet Merah Putih di Kemhan bahas percepatan program strategis Presiden Prabowo, targetkan keputusan segera dieksekusi.
Jajaran menteri Kabinet Merah Putih menggelar rapat tertutup di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Pertemuan ini dipimpin Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi dan difokuskan pada koordinasi pengawalan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Rapat berlangsung sekitar pukul 10.08 WIB dan dihadiri sejumlah menteri serta kepala lembaga negara. Agenda utama adalah menyatukan langkah lintas kementerian agar program prioritas pemerintah dapat segera dijalankan dalam waktu yang terbatas.
Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari arahan Presiden yang sebelumnya disampaikan dalam pertemuan di Hambalang, Bogor, beberapa hari sebelumnya. Setelah itu, koordinasi lanjutan juga telah digelar pada 12 Maret untuk mempercepat tindak lanjut kebijakan.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Fokus untuk
Koordinasi Lintas Kementerian
Sejumlah pejabat yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri PAN RB Rini Widyantini. Turut hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, dan beberapa kepala badan seperti Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.
Selain itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Mota juga mengikuti rapat tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa pembahasan menyentuh lintas sektor yang membutuhkan koordinasi terpadu.
Namun, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Ketidakhadiran itu disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, yang menyebut bahwa Menhan tengah menjalankan agenda di luar daerah.
Baca Juga: Efisiensi MBG Disiapkan, Anggaran Rp335 Triliun Dikaji
Dampak dan Target Keputusan
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menjelaskan bahwa rapat kali ini ditujukan untuk merumuskan keputusan strategis terkait program pemerintah. Ia menegaskan pentingnya percepatan karena waktu pelaksanaan yang dinilai terbatas.
Menurutnya, hasil rapat diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret yang segera bisa diimplementasikan oleh masing-masing kementerian. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden agar program strategis tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi langsung masuk tahap eksekusi.
Meski demikian, tidak dijelaskan secara rinci program apa saja yang dibahas dalam rapat tersebut. Lokasi rapat yang digelar di Kantor Kementerian Pertahanan juga tidak disertai penjelasan khusus terkait alasan pemilihannya.
Kondisi ini membuat isi pembahasan tetap bersifat tertutup, sejalan dengan format rapat yang memang tidak dibuka untuk publik.
Rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan menjadi bagian dari rangkaian langkah pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan program strategis Presiden. Dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah menargetkan keputusan yang dihasilkan dapat segera dijalankan dalam waktu dekat.
Rekomendasi: Kasus Kuota Haji Makin Panas, Gus Alex Diperiksa
Perkembangan lanjutan terkait hasil konkret rapat ini masih dinantikan, termasuk kejelasan program prioritas yang akan segera dieksekusi.
0 Komentar