PURWOREJO – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberhasilan usaha tani sangat ditentukan oleh ketersediaan irigasi yang baik serta dukungan pupuk yang terjangkau. Menurutnya, dua faktor tersebut menjadi fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli Hasan melalui keterangan yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Ia menekankan bahwa air yang terjaga dan mengalir dengan lancar memiliki peran penting dalam menentukan hasil pertanian. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat dan merehabilitasi jaringan irigasi di berbagai daerah.

Baca Juga : Panen Jagung Merangin, Zulhas Tekankan Swasembada Pangan Desa

“Air yang terjaga dan mengalir dengan baik menentukan produktivitas petani,” tulis Zulkifli Hasan. Ia menyebut penguatan irigasi dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi nasional.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Bendungan Irigasi Siwatu di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Bendung tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pengairan pertanian guna mendukung target swasembada pangan nasional.

Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga membuka ruang dialog langsung dengan petani melalui kegiatan rembuk tani. Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi petani agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Rembuk tani digelar di Dusun XI Tunggulrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo. Dalam forum tersebut, petani menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari ketersediaan pupuk, benih, hingga distribusi hasil panen. Aspirasi tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menyusun kebijakan sektor pertanian.

Pemerintah juga melakukan langkah konkret dengan menyederhanakan regulasi pupuk bersubsidi. Kebijakan tersebut diikuti dengan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk sebesar 20 persen sejak 22 Oktober 2025. Langkah ini diharapkan dapat meringankan biaya produksi petani dan meningkatkan daya beli mereka.

Rekomendasi Berita : Bareskrim Tetapkan Wagub Babel Hellyana Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut bertujuan memastikan petani dapat merasakan langsung manfaat program pemerintah, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan.