Posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang masih kosong disebut segera terisi. Nama mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, mengemuka sebagai salah satu kandidat kuat untuk mendampingi Menteri Keuangan RI, dengan pelantikan diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat.

Isyarat tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa, seusai menghadiri Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026. Meski belum ada keputusan final, Purbaya mengonfirmasi bahwa nama Juda Agung sudah masuk dalam bursa calon yang dipertimbangkan pemerintah.

Kekosongan Posisi Wamenkeu

Kursi Wamenkeu hingga kini belum terisi sejak struktur kabinet berjalan. Pemerintah masih melakukan penjajakan terhadap sejumlah nama sebelum menetapkan pilihan akhir. Dalam proses tersebut, Purbaya mengaku telah bertemu langsung dengan Juda Agung, yang dinilai memiliki peluang besar untuk mengisi jabatan strategis tersebut.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Ratas Program Strategis

Namun demikian, Purbaya menegaskan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti siapa yang akan dilantik. Keputusan sepenuhnya berada pada kewenangan Presiden, sementara Kementerian Keuangan menunggu pengumuman resmi.

Pelantikan dan Pembagian Tugas

Terkait waktu pelantikan, Purbaya menyebutkan bahwa agenda tersebut diperkirakan berlangsung pada Februari 2026. Ia mengatakan telah mendengar informasi bahwa pelantikan kemungkinan dilakukan pada bulan tersebut, bahkan bisa terjadi dalam waktu dekat.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai pembagian tugas antara Menteri Keuangan dan Wamenkeu ke depan. Purbaya menyampaikan bahwa pengaturan tugas masih menunggu keputusan resmi setelah posisi tersebut terisi.

Dalam keterangannya, Purbaya menekankan bahwa dirinya akan menangani langsung sektor penerimaan negara, khususnya di bidang pajak dan bea cukai. Menurutnya, dua sektor tersebut memiliki peran krusial dalam menjaga penerimaan negara dan mengendalikan defisit anggaran pada tahun berjalan.

Ia juga menambahkan bahwa fokus utama Kementerian Keuangan saat ini adalah memastikan berbagai persoalan yang menghambat kinerja dapat segera diselesaikan, terlepas dari bagaimana pembagian tugas nantinya.

Perkembangan Terkini

Nama Juda Agung mencuat seiring langkahnya yang telah mengundurkan diri dari jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 13 Januari 2026. Pengunduran diri tersebut memperkuat spekulasi publik mengenai penugasan baru di pemerintahan, meski belum ada pengumuman resmi.

Juda Agung sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021. Ia dilantik pada 6 Januari 2022 dan menjalankan tugas hingga awal 2026.

Berita Rekomendasi: Menkeu Purbaya dan AHY Matangkan Agenda Giant Sea Wall

Kursi Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda kini telah terisi. Mantan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut melalui mekanisme rapat musyawarah Komisi XI DPR RI yang digelar di Jakarta pada Senin malam, 27 Januari 2026.

Dengan dinamika tersebut, perhatian publik kini tertuju pada keputusan akhir pemerintah terkait pengisian jabatan Wamenkeu. Kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memperkuat kinerja Kementerian Keuangan, terutama dalam menghadapi tantangan fiskal tahun 2026.

Pemerintah tengah mematangkan langkah untuk mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan yang kosong, dengan Juda Agung disebut sebagai salah satu kandidat terkuat. Meski pelantikan diperkirakan berlangsung pada Februari 2026, kepastian resmi masih menunggu keputusan Presiden. Perkembangan selanjutnya akan menentukan arah pembagian tugas dan penguatan kebijakan fiskal ke depan.