Harga Pangan April 2026: Bikin Dompet Auto Menjerit di April 2026
Harga cabai rawit tembus Rp91.700/kg di April 2026! Cek update lengkap harga pangan terbaru dan dampaknya ke dompet masyarakat.
Harga pangan lagi-lagi bikin kaget. Gimana nggak, cabai rawit merah sekarang tembus Rp91.700 per kilogram—angka yang langsung bikin banyak orang auto mikir dua kali sebelum belanja.
Bukan cuma cabai, beberapa bahan pokok lain juga ikut naik. Kondisi ini bikin banyak netizen mulai resah karena pengeluaran dapur makin terasa berat.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia per Kamis (2/4/2026), harga cabai rawit merah memang jadi yang paling mencolok di angka Rp91.700 per kg.
Harga Pangan Lagi Gak Santai, Ini Faktanya
Selain cabai rawit merah yang hampir tembus Rp100 ribu, harga cabai lainnya juga masih tinggi.
Cabai merah besar ada di Rp42.300 per kg, cabai merah keriting Rp42.950 per kg, dan cabai rawit hijau Rp52.050 per kg.
Beralih ke protein, harga daging ayam ras saat ini Rp39.800 per kg. Sementara telur ayam ras di angka Rp33.650 per kg.
Untuk daging sapi, kualitas I dijual Rp150.600 per kg dan kualitas II Rp143.000 per kg—masih tergolong tinggi.
Di sisi lain, harga beras relatif stabil tapi tetap di level atas:
- Beras bawah I: Rp15.000/kg
- Beras medium I: Rp15.700/kg
- Beras super I: Rp16.850/kg
Bawang merah juga gak kalah bikin kaget di Rp49.900 per kg, sedangkan bawang putih Rp41.650 per kg.
Kenapa Harga Bisa Naik Segini?
Kenaikan harga cabai dan pangan lainnya bukan tanpa alasan. Faktor utama biasanya datang dari sisi pasokan.
Cuaca yang gak menentu bikin produksi cabai terganggu. Begitu stok menipis, harga langsung meroket di pasaran.
Selain itu, distribusi juga jadi faktor penting. Kalau ada hambatan logistik atau biaya kirim naik, harga di tingkat konsumen ikut terdorong naik.
Belum lagi faktor musiman. Saat permintaan tinggi tapi pasokan terbatas, harga biasanya langsung “gaspol”.
Dampaknya Mulai Kerasa ke Mana-Mana
Harga cabai rawit yang nyaris Rp100 ribu jelas bikin banyak orang harus adjust pengeluaran.
Pelaku usaha kuliner jadi salah satu yang paling kena imbas. Banyak yang mulai mengurangi porsi cabai, bahkan ada yang terpaksa menaikkan harga menu.
Di sisi rumah tangga, kondisi ini bikin belanja harian makin berat. Apalagi kalau harga bahan lain ikut naik.
Kalau kondisi ini terus berlanjut, daya beli masyarakat bisa ikut tertekan.
Update Terbaru: Harga Masih Tinggi
Sampai Kamis pagi, belum ada tanda-tanda penurunan signifikan. Harga masih bertahan tinggi, terutama untuk komoditas cabai.
Beberapa harga lain yang juga tercatat:
- Gula premium: Rp20.550/kg
- Gula lokal: Rp19.250/kg
- Minyak goreng curah: Rp20.800/liter
- Minyak kemasan premium: Rp23.400/liter
Situasi ini biasanya akan dipantau ketat. Jika terus naik, bukan gak mungkin ada intervensi dari pemerintah.
Pantau Harga Pagan Secara Berkala
Kondisi ini jadi reminder buat lebih bijak dalam ngatur pengeluaran, terutama untuk kebutuhan dapur.
Pantau harga secara berkala juga penting supaya gak kaget saat belanja.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan tetap tenang dan gak panic buying, karena justru bisa bikin harga makin naik.
Baca juga:
- Beras Makin Mahal? Ini Data Terbaru Kenaikan Harga April
- Daftar Harga Sembako April 2026, Cabai “Setan” Bikin Kaget
Harga cabai rawit yang tembus Rp91.700 per kg jadi sinyal kalau kondisi pangan lagi gak santai. Meski belum semua komoditas melonjak ekstrem, tren kenaikan sudah mulai terasa.
Sekarang tinggal nunggu, apakah harga bakal segera turun atau justru makin naik? Yang jelas, situasi ini wajib terus dipantau.
0 Komentar