One Way Mudik 2026 Diproyeksi Berakhir Sabtu Siang
One way nasional arus mudik Lebaran 2026 diproyeksi berakhir Sabtu siang setelah evaluasi Korlantas, seiring puncak kendaraan telah terlewati.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional saat arus mudik Lebaran direncanakan dihentikan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut akan diambil setelah evaluasi kondisi lalu lintas pada pagi hari.
Ia menjelaskan, penghentian sistem one way akan dilakukan jika arus kendaraan di jalan tol menunjukkan kondisi yang sudah normal. Indikator yang digunakan antara lain kelancaran arus, rendahnya volume kendaraan, serta hasil penghitungan lalu lintas yang tidak lagi menunjukkan lonjakan signifikan.
Baca Juga: Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri Cek SPKLU
Evaluasi One Way Nasional Arus Mudik
Menurut Agus, evaluasi akan melibatkan sejumlah pihak terkait sebelum keputusan final diumumkan. Koordinasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan, pengelola jalan tol, hingga pimpinan Polri.
Jika hasil evaluasi menunjukkan situasi lalu lintas sudah terkendali, maka skema one way nasional akan dicabut pada siang hari. Namun, waktu pasti pelaksanaannya masih menunggu hasil rapat dan analisis lapangan.
Ia menegaskan, keputusan ini diambil berdasarkan data dan kondisi aktual di lapangan, bukan sekadar perkiraan. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi yang akan disampaikan oleh pihak berwenang.
Puncak Arus Mudik Sudah Terlewati
Agus juga mengungkapkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan telah terjadi pada 18 hingga 19 Maret. Pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol mencapai sekitar 270.000 unit dalam satu hari.
Angka ini mengalami peningkatan sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik tahun ini.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ubah Mobil Dinas Lama Jadi Klinik Keliling Mudik
Meski demikian, setelah melewati puncak arus, kondisi lalu lintas mulai menunjukkan penurunan kepadatan. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama dalam rencana penghentian rekayasa one way secara nasional.
Kondisi Terkini Lalu Lintas Tol
Sebelumnya, sistem satu arah masih diberlakukan pada ruas Tol Cikampek Utama hingga Kalikangkung pada Jumat pagi, khususnya untuk kendaraan yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di jalan tol layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) dilaporkan lancar di kedua arah, baik dari Cikunir menuju Karawang maupun sebaliknya. Kelancaran ini menunjukkan distribusi kendaraan mulai merata dan tidak lagi terpusat pada satu titik.
Situasi tersebut memperkuat indikasi bahwa arus mudik mulai mereda, sehingga kebijakan pembatasan arah lalu lintas tidak lagi diperlukan dalam skala nasional.
Rencana penghentian one way nasional menjadi sinyal bahwa arus mudik Lebaran 2026 telah melewati fase puncaknya. Keputusan akhir akan diumumkan setelah evaluasi menyeluruh pada Sabtu pagi, dengan mempertimbangkan kondisi real-time di lapangan.
Rekomendasi: Terkini :Sikap Prabowo soal BoP Siap Mundur Jika
Masyarakat diimbau tetap memantau informasi resmi dan menyesuaikan perjalanan dengan kebijakan terbaru guna menjaga kelancaran serta keselamatan selama periode mudik.
0 Komentar