Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (23/1), sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor peternakan nasional dalam mendukung swasembada pangan dan program prioritas nasional.

Kunjungan kerja tersebut turut dihadiri oleh Bupati Banyumas serta Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor peternakan berbasis inovasi teknologi.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penguatan sektor peternakan merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk menghadapi tantangan pangan global. Menurutnya, penerapan inovasi teknologi sejak tahap pembibitan hingga pascaproduksi perlu dipastikan berjalan optimal agar produktivitas ternak dapat meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga: Zulhas Dorong Ketahanan Pangan Lewat GERTAKK di Bandung

Tinjau Area Peternakan dan Berdialog Langsung

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan meninjau langsung fasilitas produksi susu, area peternakan, serta berdialog dengan staf teknis BBPTUHPT Baturraden. Selain itu, Zulkifli Hasan juga berdialog dengan para pemasok serta perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bermitra langsung dengan BBPTUHPT Baturraden dalam penyediaan susu segar.

Salah satu produk unggulan BBPTUHPT Baturraden adalah bibit unggul sapi perah yang menghasilkan susu segar dengan merek dagang “Raden Milky”. Saat ini, produksi susu segar di BBPTUHPT Baturraden mencapai sekitar 7.000 liter per hari, dengan kapasitas pengolahan hingga 20.000 botol susu segar setiap harinya. Produk tersebut disalurkan kepada sejumlah offtaker utama, antara lain koperasi susu, industri pengolah susu (IPS), distributor susu, serta SPPG di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo, menyampaikan bahwa produksi susu segar tersebut bertujuan mendukung program swasembada susu nasional sekaligus pemenuhan gizi masyarakat. Ia menegaskan bahwa BBPTUHPT Baturraden berperan aktif dalam penyediaan susu berkualitas untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sesi dialog, Zulkifli Hasan juga menanggapi sejumlah kendala yang disampaikan para mitra di lapangan. Salah satu permasalahan yang disoroti adalah keterbatasan fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, yang dinilai penting untuk menjaga kualitas susu segar sebelum didistribusikan. Menanggapi hal tersebut, Zulkifli Hasan menyampaikan rencana dukungan pemerintah ke depan.

Zulkifli Hasan menyatakan bahwa apabila koperasi desa telah terbentuk, pemerintah akan memberikan fasilitas cold storage di setiap desa untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil peternakan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok susu segar sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi ke masyarakat.

“Penguatan sektor peternakan melalui inovasi teknologi adalah kunci untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Pemerintah akan terus mendorong kolaborasi agar teknologi ini dapat dimanfaatkan oleh peternak di seluruh Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan.

Berita Rekomendasi: Zulkifli Hasan Tinjau Proyek Pembangunan PSEL Bekasi

Melalui kunjungan kerja ini, pemerintah berharap implementasi teknologi peternakan dapat dipercepat dan diperluas ke berbagai daerah. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga menjaga stabilitas harga pangan serta menjamin keberlanjutan pasokan susu untuk mendukung program MBG.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyatakan akan terus mengawal program penguatan sektor peternakan berbasis inovasi teknologi sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan dan berdaya saing di tengah tantangan pangan global.